Social Icons

Pages

Minggu, 01 Desember 2013

Teknologi Camcoder




Spesifikasi teknis media perekam dari berbagai camcoder ternyata berbeda-beda satu dan lainnya. Mulai yang menggunakan Mini DV Cassette, Mini DVDRW, Hard Disk hingga Flash Memory Camcorder (sering dinamai Multimedia). Kemampuan teknis tiap camcoder juga bisa berbeda drastis satu dan lain. Lalu, Penamaan Handycam yang dulu populer dipakai, ternyata juga tidak bisa digunakan untuk semua jenis dan merek produk Video Camera, karena ternyata penamaan itu sudah di klaim milik SONY saja. Maka semua jenis Video Camera dinamai dengan panggilan umum, Camcoder.
Hal ketiga yang unik, dua buah camcoder dengan satu spesifikasi ukuran fisik yang besar dan kecil, ternyata memiliki dua segmen yang berbeda sama sekali. Walau pun satu camcoder kecil, apalagi jika Flash Memory Camcorder seperti Canon FS series misalkan, dilihat spesifikasinya lebih unggul, tetapi para pembeli yang menggunakan untuk jasa Videoshooting akan lebih suka membeli PANASONIC MD 10000 dibandingkan dengan FS 22 dari Canon misalkan. Mengapa demikian ?, ungkapan dari para pembeli ini membuat saya tertawa; Konsumen lebih mantap dengan bentuk kamera yang lebih besar, juga dengan Camcoder kalau direkam gambarnya dengan kamera kecil membuat mereka merasa tidak dikerjakan oleh tenaga professional. Walau spesifikasi lebih bagus dan unggul segalanya, hal ini sulit didebat karena masyarakat masih butuh penampilan.
Tinjauan fisik ini ternyata berbeda dengan para pengguna pribadi, mereka menghendaki Camcoder yang lebih praktis dan popular seperti SONY, hanya saja sudah terjadi pergeseran media perekam yang digunakan oleh mereka karena jika mengnakan Video Cassette, terpakai tiga kali saja sudah menurun drastic kualitas gambar rekamannnya. Perubahanpun menuju DVDRW dan Hard Disk, dimana kemudian lebih disukai kedua media tersebut karena praktis, dan data digital bisa direkam berulang-ulang dengan kualitas sama hingga puluhan kali untuk media DVDRW dan ribuan kali untuk Hard Disk.
Ukuran fisk ternyata juga berpengaruh, bahwa camcoder yang semakin besar akan semakin dihindari para pengguna pribadi saat ini. Maka berlombalah para produsen Camcoder mengecilkan ukuran fisik Camcoder dan terbenturlah mereka dengan ukuran fisik dari media perekamnya. Oleh sebab itu, saat dikenalkan media perekam berupa Flash Memory Multimedia (SD Card, Mini SD, Memory Stick) secara cepat dapat diadaptasi dan digunakan pada berbagai macam Camcoder dengan media perekam mungil tersebut. Ukuran fisik langsung menyusut hingga setengah dari ukuran pada Camcoder Mini DV, Hard Disk atau DVDRW. Juga, ada yang memiliki kemampuan battery bertahan sampai 3.5 jam rekam akan lebih disukai para pejalan dalam liburan panjang. Soal kapasitas ? Bahkan, ada yang menyediakan dual slot memori
Ada juga yang beralasan bahwa media perekam Mini DV memiliki kualitas standard Broadcast dan tidak mengalami kompresi saat perekaman gambar. Kasus ini sama dengan saat kamera digital masuk dan mulai menggeser Kamera Analog, semua pengguna kamera film masih ngotot bahwa kualitas gambarnya lebih bagus dari digital. Saat biaya operasional, waktu kerja dan hasil akhir mulai tampak dalam waktu berikutnya, para pengguna analog pun berpindah ke era digital. Saat ini rasanya sulit menemukan para professional yang masih bertahan dengan media analog (Film). Jika para pengguna camcoder melihat spesifikasi Camcoder Canon terbaru yang menggunakan Full HD CMOS sensor sebesar 2,39 Mega Pixel , barangkali akan mendecakkan lidah melihat hasil kualitas gambarnya.
Waktu kerja dan peralatan yang dibutuhkan oleh media MiniDV membuat orang juga berpikir, pada akhirnya saat mereka mentrasfer ke bentuk VideoCD dan mengeditnya, toh mereka juga harus merubah format digital karena konsumen sudah jarang yang memiliki Video Cassette player. Saat mengedit pun, banyak perangkat lunak tersedia, dari yang populer disini ; Ulead, Adobe dan ditambah dari pelengkap perangkat keras seperti Pinnacle & Matrox. Sementara Top-10 hari ini adalah ; CyberLink PowerDirector, Corel VideoStudio Pro X3, Adobe Premiere Elements, Magix Movie Edit Pro, Pinnacle Studio, Sony Vegas Movie Studio Platinum, Roxio Creator, Showbiz DVD, Corel DVD Movie Factory, PowerProducer.
Enam bulan yang lalu saat saya menuliskan tentang Camcoder di kolom ini, ternyata tren perubahan demikian cepat berjalan. Walau pun konsumen adalah raja, teknologi media rekam terus berjalan dan tidak akan menunggu konsumen yang berdiam diri. Pilihan anda akan berpengaruh pada masa depan produk yang anda beli ini.
sumber

Tidak ada komentar:

Posting Komentar